Tuesday, August 26, 2014

 
Akan ada waktunya kamu dihapus dari hidup seseorang yang pernah berjanji akan selalu ada untukmu. 
Dan itu rasanya pahit.



Tentu saja aku tak akan pernah memaksamu untuk tinggal. 
Karena cinta, ia tak akan pernah mau pergi dari hati tempatnya berumah.


Ikut berdoa saat dia mengejar cita-cita. 
Tak pernah lemah saat dia butuh kekuatan. 
Tapi terlupakan saat dia merayakan kebahagiaan.
 
Bila kamu pernah membuatku kecewa, 
setidaknya kamu pernah berhasil membuatku berani berharap. 
Walau hanya sampai di situ saja.

Saya ingin sekali suatu hari bisa bercerita pada putri saya;
 dulu ayahmu bisa mendapatkan bunda, karena ia mau berjuang.

Ya, tentu saja ada beberapa orang yang harus kita temui dalam hidup agar kita memahami bahwa ‘menunggu’ bukanlah hal yang sederhana.


Menjadi alasan kekecewaan seseorang.
 Yang demikian tidak pernah sederhana untuk saya. 
Tapi memberi harapan palsu selalu lebih buruk.

Azzahra



Kalau yang sepertiku terlalu baik untukmu,
 maka selamat mencari yang lebih jahat.